Breaking News

​Kibarkan Bendera Perang, Bupati Lahat Minta Dinas Jangan Kasih Proyek ke Oknum LSM


LAHAT — Pertemuan dan peninjauan langsung Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, terhadap proyek pembangunan wisata megalit di Tinggi Hari, Kecamatan Gumay Ulu, mendadak memanas.

Dilansir dari Sinar Lematang, di hadapan jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati menyampaikan penegasan menohok yang menargetkan aksi oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang dinilai bertindak melebihi kewenangannya.

​Pendampingan Kadis PUPR Lahat, Ir. Jeffran Azsyapputra, S.T., beserta jajaran pimpinan dinas lainnya menjadi saksi ketegasan orang nomor satu di Kabupaten Lahat tersebut. Bursah secara terbuka mengingatkan agar elemen kontrol sosial tidak lagi melompati pagar fungsi pengawasan.

​"LSM tidak boleh bertindak seperti Inspektorat atau BPK. Boleh mengawasi, tetapi setelah selesai pengawasan, kalau ada penyimpangan, dilaporkan ke pihak yang berwajib," ujar Bursah Zarnubi.


​Tak berhenti di situ, Bursah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat sama sekali tidak anti terhadap kritik maupun pengungkapan dugaan penyelewengan di lapangan. Ia bahkan membebaskan masyarakat maupun aktivis untuk mempublikasikan setiap temuan ke publik. Namun, batasan tegas ditarik saat aksi pengawasan berujung pada tindakan mengintervensi atau mengganggu para pekerja yang sedang menjalankan tugas pembangunan.

​"Siarkanlah sebanyak-banyaknya ke TikTok, ke media itu. Tapi kalau bertindak seperti petugas, nanti akan kami laporkan ke aparat penegak hukum. Tidak boleh mengganggu orang yang lagi bekerja dan menuduh mereka merusak rencana pembangunan yang sedang dikerjakan," tegasnya.


​Puncak sinyal perang terhadap oknum kontrol sosial "nakal" tersebut ditandai dengan instruksi langsung kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lahat. Bursah meminta dinas terkait untuk bersikap tegas dan tidak memberikan proyek kepada pihak-pihak LSM yang terbukti menyalahgunakan kewenangan atau berpura-pura idealis namun meminta proyek.

​"Saya minta dinas terkait jangan kasih proyek-proyek ke LSM. Silakan mereka mengontrol, jangan minta proyek. Jangan dua-duanya mau diambil. Sok idealis, sok bersih, tapi minta proyek. Tidak usah saling gertak," pungkasnya.

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GARIS MERAH | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION