Breaking News

In Memoriam: Akhmad Samsi (Abie Acik), Ketua Umum FJB dan Guru Besar Perguruan Bela Diri Tawakal Tutup Usia

 

PANGKALPINANG, garismerah.web.id – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Front Jaga Babel (FJB), Perguruan Bela Diri Tawakal, serta masyarakat Bangka Belitung. Tokoh masyarakat Bangka Belitung, Akhmad Samsi atau yang akrab disapa Abie Acik, meninggal dunia pada Jumat, 5 Juni 2026, di RSUD Depati Hamzah.

Almarhum dikenal luas sebagai Ketua Umum Front Jaga Babel (FJB), Guru Besar Perguruan Bela Diri Tawakal, sekaligus tokoh masyarakat yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, serta pembinaan generasi muda di Bangka Belitung.

Kepergian Abie Acik meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, murid, dan seluruh anggota FJB maupun Perguruan Bela Diri Tawakal. Semasa hidupnya, beliau dikenal sebagai sosok yang sederhana, tegas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang dijalankannya telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Bangka Belitung.

Pihak keluarga memohon doa dari seluruh sahabat, kerabat, anggota Front Jaga Babel, keluarga besar Perguruan Bela Diri Tawakal, serta masyarakat Bangka Belitung agar almarhum diberikan ampunan atas segala khilaf, diterima amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Kami memohon kepada seluruh sahabat dan masyarakat untuk mendoakan almarhum Abie Acik. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di surga terbaik-Nya. Mohon keikhlasan untuk memaafkan segala kesalahan almarhum semasa hidupnya,” ujar pihak keluarga.

Kepergian Abie Acik menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Bangka Belitung. Dedikasi, pengabdian, serta keteladanannya dalam membangun persaudaraan, menjaga nilai-nilai kebersamaan, dan membina generasi muda akan selalu dikenang oleh mereka yang pernah mengenalnya.

Selamat jalan, Abie Acik. Jasa, pengabdian, dan semangat perjuanganmu akan tetap hidup dalam ingatan keluarga, sahabat, murid, serta masyarakat Bangka Belitung.

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Yuniara

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GARIS MERAH | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION