BANGKA BARAT, garismerah.web.id — Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Kampak, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat kini menjadi buah bibir yang hangat. Kawasan ini berpotensi sangat tinggi menarik perhatian berbagai pihak, mulai dari investor, organisasi, oknum, hingga masyarakat yang mengincar keuntungan bernilai besar dari aktivitas pertambangan di sana.
Apresiasi & Peringatan Tegas dari SMSI
Ketua SMSI Bangka Barat, Zulfikar, memberikan apresiasi kepada Polres Bangka Barat yang terus berupaya melakukan himbauan dan menjaga keamanan ketertiban masyarakat di wilayah DAS Kampak. Namun ia menegaskan, pendekatan humanis tidak boleh disalahartikan sebagai kelemahan.
"Tindakan Polres Bangka Barat telah benar. Himbauan yang dilakukan merupakan tindakan yang humanis terhadap penambangan di DAS Kampak. Namun bukan berarti tindakan humanis itu dianggap main-main oleh para pelaku. Jika ada pelanggaran kembali, pastinya harus ada tindakan tegas! mulai dari penertiban hingga proses hukum," ujarnya.
Dipanggil akrab Joy, ia menegaskan kawasan DAS jelas dilarang untuk ditambang berdasarkan undang-undang. Siapa pun yang melanggar harus diproses hingga ke meja hijau.
"Jika tak ada proses hukum dari Polres Bangka Barat, maka hukum di Bangka Barat dianggap sebelah mata oleh para pelaku yang diduga didukung oknum berkepentingan demi meraup keuntungan dari kerusakan DAS, hutan bakau, dan ekosistemnya," tegas Joy.
Nilai Jual Tinggi Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu pembeli timah di wilayah Jebus mengungkapkan mengapa DAS Kampak begitu diperebutkan. Kandungan dan harga jual timah dari kawasan tersebut sangat tinggi, mencapai Rp 320.000 hingga Rp 380.000 per kilogram.
"Dulu sebelum ramai diberitakan, kubeli timah dari sana Rp 320.000 hingga Rp 380.000 per kilo. Bagus kualitasnya! Kadarnya mencapai 73–74 persen saat diperiksa. Wajar kalau DAS Kampak jadi primadona dan rebutan," ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Redaksi tetap membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi seluruh pihak terkait perkembangan di lapangan.
Yuni


Social Header