BANGKA BARAT, garismerah.web.id — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Bangka Barat kembali turun ke lapangan melakukan patroli sekaligus pemberian himbauan keras di perairan Tembelok–Keranggan, Kecamatan Muntok, pada Minggu (13/09/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Peringatan ini disampaikan langsung kepada para pelaku agar segera menghentikan aktivitas dan menarik peralatan sebelum ditindak tegas.
Ditemukan Masih Beroperasi, Langsung Dihentikan
Kegiatan dipimpin langsung oleh KBO dan Kanit Gakkum Satpolairud, didampingi personel Satpolairud serta tim dari KP Ditpolairud Polda Kepulauan Babel. Saat tiba di lokasi, petugas masih menemukan aktivitas penambangan berupa ponton selam maupun unit isap yang sedang beroperasi. Tim segera menghentikan kegiatan tersebut dan memberikan teguran langsung.
Kasatpolairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono, SH, menegaskan:
"Hari ini kami telah sampaikan kepada para pelaku tambang di Tembelok–Keranggan agar segera hentikan aktivitas secepat mungkin. Jika peringatan ini tak diindahkan, maka kami terpaksa ambil sikap tegas berupa penertiban yang berujung pada penangkapan."
Bukan Pertama Kali, Tetap Diulang
Iptu Yudi mengakui langkah ini telah dilakukan berkali-kali sebelumnya mulai dari himbauan, peringatan, hingga penindakan yang berakhir di pengadilan.
"Giat yang kami lakukan ini bukan kali pertama, melainkan telah berkali-kali tak terhitung jumlahnya. Baik himbauan, peringatan, bahkan penertiban yang berujung sampai ke meja hijau."
Pihaknya memahami hasil tambang turut membantu perekonomian warga. Namun jika lokasi bukan area yang diizinkan, penegakan hukum tetap dijalankan:
"Kami memahami hasil tambang membantu ekonomi pelaku. Namun jika menambang di zona yang bukan area tambang, mau tak mau kami harus melakukan tindakan secara bertahap sebelum adanya penangkapan."
Tarik Alat, Jaga Laut Bersama
Satpolairud meminta seluruh pelaku:
- Segera hentikan aktivitas di perairan Tembelok maupun Keranggan
- Tarik seluruh ponton dan peralatan dari kawasan tersebut
- Jangan kembali beroperasi di lokasi yang dilarang
Masyarakat sekitar juga diajak ikut mengawasi dan melaporkan jika ada pelaku yang kembali mencoba mengeruk di kawasan tersebut demi menjaga ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan bersama.
Kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Satpolairud menegaskan akan terus memantau kawasan ini — jika peringatan diabaikan, langkah tegas berupa penangkapan dan penindakan hukum akan segera dijalankan.
(Yuni).


Social Header