Breaking News

Penertiban Ponton Tembelok–Keranggan Diapresiasi!! Kerja Keras Penertiban Satpolairud Polres Bangka Barat Dijadikan Alat Informasi Dugaan Oknum APH Yang Miliki Binaan Berperan di Balik Layar

 

BANGKA BARAT, garismerah.web.id - Langkah tegas Satpolairud Polres Bangka Barat yang melakukan penertiban sekaligus pembongkaran terhadap empat unit ponton selam serta mengumpulkan para pelaku untuk menandatangani pernyataan berjanji tidak kembali beraktivitas di perairan Tembelok–Keranggan patut diapresiasi. Namun di sisi lain, langkah tersebut harus didukung sepenuhnya oleh seluruh jajaran, mengingat muncul dugaan kuat adanya pihak-pihak yang masih berperan di balik layar demi meraup keuntungan pribadi dari kegiatan ilegal tersebut.

Berdasarkan informasi dan keterangan yang dihimpun dari lapangan, terdapat sejumlah hal yang memprihatinkan dan patut ditindaklanjuti:

1. Beberapa pelaku tambang ilegal di Keranggan diduga merupakan "binaan" oknum aparat penegak hukum;

2. Ada peringatan sebelumnya yang diduga disampaikan oknum tertentu kepada para penambang/pemilik ponton, sehingga razia yang dilakukan Satpolairud Polres Bangka Barat tak sepenuhnya berjalan optimal;

3. Dugaan arahan waktu beraktivitas: oknum tersebut diduga memberitahu kapan boleh menambang dan kapan harus berhenti/sembunyi;

4. Sistem upeti harian: diduga adanya pungutan kepada oknum aparat yang dihitung per hari atau per aktivitas dari para pelaku ponton selam.

Informasi-informasi tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta yang terbukti sepenuhnya, namun asas praduga kebenaran serta kekhawatiran masyarakat sudah cukup menjadi dasar bagi Kapolres Bangka Barat untuk bertindak.

Seruan Razia Mendadak, Tanpa Pemberitahuan

Masyarakat dan pengamat meminta Kapolres Bangka Barat segera menggelar operasi penindakan mendadak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, khususnya di perairan Keranggan. Langkah ini dinilai mutlak perlu untuk memastikan tidak ada kebocoran informasi dari internal yang justru melindungi para pelaku sekaligus oknum yang diduga diuntungkan.

"Jika razia terus diketahui waktunya sebelumnya, maka yang turun hanya yang 'diatur', sementara yang benar-benar beroperasi tetap aman. Diperlukan ketegasan dari pimpinan tertinggi agar tidak ada lagi yang melindungi kegiatan merusak perairan ini," ujar salah satu sumber masyarakat setempat.

Tim AWAM BABEL akan terus memantau perkembangan di perairan Tembelok–Keranggan dan menanti langkah kongkrit pimpinan kepolisian setempat. 

(Tim AWAM BABEL).

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GARIS MERAH | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION