Bangka Barat, garismerah.web.id - Hari ini, Jumat (25/09/2026) orang tua siswa murid dari SD 15 Mentok mempertanyakan menu MBG yang dibagikan kesemua murid tanpa Nasi dan hanya 4 potong dadu kentang yang dimasak dengan sayur sawi putih bersama bumbu kacang tanah.
Berdasarkan evaluasi ahli gizi dan standar Bada Gizi Nasional (BGN) . Ketika nasi diganti dengan kentang dalam menu (MBG) , standar kelayakan penyajiannya harus tetap memenuhi asas gizi seimbang (isi piring ku).
kentang berfungsi sebagai sumber karbohidrat utama(pengganti energi nasi). Sehingga kelayakannya diukur dari ketepatan porsi, variasi lauk pauk serta penampilan yang menggugah selera anak anak.
Tim redaksi sudah melakukan konfirmasi kepada Kepala MBG, Filda Efrilyanti terkait menu MBG hari ini yang tidak menggunakan nasi.
"Untuk karbohidrat nya diganti dengan kentang," kata Filda.
Sementara itu standar penyajian kentang dinyatakan tidak layak apabila disandingkan dengan sayuran minimalis (hanya irisan sedikit sawi putih). Standar penyajian kentang sekitar 150-200 gram kentang atau sekitar 2-3 buah kentang ukuran sedang. Agar kebutuhan kalori harian anak tetap tercukupi.
Untuk protein hewani dan nabati (double protein) wajib juga didampingi lauk utama seperti ayam, ikan dan telur. Ditambah protein nabati seperti tahu atau tempe. Sayuran berwarna, seperti tumis buncis, wortel dan brokoli kukus atau bisa dengan salad sayur dengan porsi 20-30% dari isi piring.
Sedangkan untuk pelengkap wajib dengan buah segar dan susu UHT untuk menyempurnakan angka kecukupan gizi. (Yuni).


Social Header