Breaking News

Diisukan Kadaluarsa, Ribuan Dus Minyakita Asal Belitung di Pelabuhan Pangkal Balam Ternyata Masih Layak

PANGKALPINANG, garismerah.web.id - Alur distribusi minyak goreng bersubsidi merek Minyakita dari Pulau Belitung menuju Pangkalpinang memicu tanda tanya. Pengiriman berulang komoditas tersebut melalui Pelabuhan Pangkal Balam sempat diterpa isu miring terkait pengembalian barang kadaluarsa (expired). Namun, hasil pemeriksaan lapangan justru menunjukkan fakta sebaliknya.

​Berdasarkan penelusuran pada Selasa (22/9), tim petugas keamanan melakukan pemeriksaan maraton terhadap belasan unit truk yang turun dari Kapal Motor (KM) Menumbing. Kapal tersebut membawa berbagai barang muatan dari Pelabuhan Tanjung Ru, Belitung. 

​Di tengah pemeriksaan ketat yang awalnya menyasar dugaan aktivitas ilegal antarpulau, petugas mendapati muatan truk dipenuhi ribuan dus Minyakita. 

​Sebelumnya, beredar kabar bahwa angkutan tersebut membawa kembali minyak goreng murah yang tidak laku di pasaran Belitung lantaran sudah melewati masa simpan. Namun, dari hasil pengecekan fisik pada kemasan dus, barang tersebut terpantau masih dalam kondisi utuh, tersegel rapi, dan tidak mengalami kerusakan. 

​Kode produksi yang tertera pada kardus tertulis 0927, yang mengindikasikan produk tersebut masih baru dan jauh dari tanggal kedaluwarsa. 

​Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan pelaku logistik pelabuhan. Minyakita yang merupakan barang kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau justru dikembalikan dalam jumlah besar ke gudang Pangkalpinang, alih-alih terserap di pasaran Belitung.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak distributor maupun dinas perdagangan setempat terkait alasan teknis pengembalian ribuan dus Minyakita yang masih berstatus produk baru tersebut. (AWAM BABEL).

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GARIS MERAH | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION