Breaking News

Ada Pengamanan Polsek Jebus, Antrean BBM SPBU Kedondong Tetap Dikeluhkan Warga

 

JEBUS, garismerah.web.id - Antrean pengisian BBM di SPBU 24.333.143 Kedondong, Kecamatan Jebus, Bangka Barat, dikeluhkan warga. Persoalan yang disorot bukan semata panjangnya antrean, tetapi pengaturan kendaraan di lokasi yang dinilai belum memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Di tengah antrean tersebut, terdapat personel Polsek Jebus yang melakukan pengamanan. Namun warga mempertanyakan efektivitas pengaturan kendaraan, terutama ketika kendaraan yang telah selesai mengisi BBM hendak keluar dari area SPBU.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, masyarakat memahami bahwa antrean BBM tidak dapat dihindari ketika permintaan tinggi. Namun, menurutnya, antrean tetap harus diatur agar tidak merugikan pengguna jalan maupun warga sekitar.

“Kami bukan mempermasalahkan masyarakat antre. Yang kami pertanyakan, kalau sudah ada pengamanan dari Polsek Jebus, kenapa kendaraan yang sudah selesai mengisi masih kesulitan keluar? Seharusnya ada pengaturan supaya kendaraan yang sudah selesai mengisi bisa langsung keluar dan tidak bertabrakan dengan arus antrean,” ujarnya.

Menurut warga, kondisi tersebut membuat akses di sekitar SPBU ikut terganggu. Kendaraan yang hendak keluar setelah mengisi BBM harus berhadapan dengan kendaraan yang masih mengantre sehingga arus menjadi tidak lancar.

Warga berharap keberadaan personel kepolisian tidak hanya berfungsi sebagai pengamanan situasi, tetapi juga mampu memastikan arus kendaraan di dalam dan sekitar SPBU berjalan tertib.

“Kalau ada anggota yang berjaga, masyarakat tentu berharap situasinya lebih tertib. Jangan sampai masyarakat yang sudah selesai mengisi BBM justru kesulitan keluar,” katanya.

Keluhan ini menjadi perhatian karena SPBU merupakan fasilitas pelayanan publik yang digunakan masyarakat secara luas. Karena itu, pengaturan antrean dinilai perlu memperhatikan dua kepentingan sekaligus, yakni masyarakat yang sedang mengisi BBM dan masyarakat yang membutuhkan akses keluar-masuk kawasan SPBU.

Warga meminta pengelola SPBU bersama personel Polsek Jebus mengevaluasi pola pengaturan kendaraan, terutama pada saat antrean sedang padat.

Masyarakat tidak mempersoalkan adanya pengamanan. Justru keberadaan personel kepolisian diharapkan dapat menjadi jaminan bahwa antrean berlangsung tertib, kendaraan tidak saling mengunci, dan masyarakat tidak dirugikan akibat buruknya pengaturan arus kendaraan.

Yuniara

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GARIS MERAH | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION