Breaking News

Kapal Tongkang "Hantu" Tabrak Nelayan Hingga Buyar di Perairan Selat Karimata, 2 Nelayan Dalam Pencarian!!

BANGKA, garismerah.web.id - Pada Sabtu (11/07/2026) dini hari telah terjadi musibah menimpa beberapa nelayan yang tengah melaut di Perairan Selat Karimata yang berjarak 50 Mil dari Pantai Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Ditengah asyiknya memancing keempat perahu nelayan yang hampir berjajar antara lain milik Nesri (35 th) dan 2 anak buah, Daeng Hazam (45 th) serta 2 anak buahnya, Udik (50 th) dan 5 anak buah serta satu perahu lainnya secara mendadak ditabrak hingga hancur dan satu perahu terakhir milik Udik sempat digilas hingga terseret kapal penarik tongkang. 

Kurang dari tiga jam setelah kejadian itu, para korban sempat ditolong oleh sesama nelayan yang melihat kejadian tersebut meskipun bukan dari asal yang sama. Nelayan dari Pangkal Arang ini dengan sigap membantu para korban tabrak lari oleh kapal penarik tongkang.

Diperkirakan kapal penarik tongkang ini berasal dari arah Kepulauan Riau atau dari Belinyu, Kabupaten Bangka. 

Menurut Nesri (saksi korban), kapal tersebut tak menyalakan lampu maupun membunyikan klakson sebagai peringatan. 

"Kami sangat terkejut pak! masalah kami ini tengah didalam kabin sambil baring istirahat, tahu-tahu perahu kami kena benturan keras hingga perahu terbalik dan terbelah begitu juga milik kawan lainnya. Terakhir kami melihat perahu milik Udik yang masih menyala lampunya tak lama kemudian kena tabrak dan hilang dari pandangan. Kami sendiri tak bisa berbuat apa-apa karena kami berusaha menyelamatkan diri masing-masing ditengah gelombang besar- besarnya," terang Nesri pada awak media penababel.web.id.

Atas kejadian tersebut, para korban langsung melaporkan ke Satpolairud Polres Bangka. 

Pihak Satpolairud langsung mendatangi pantai dimana para korban diselamatkan oleh Nelayan Pangkal Arang tersebut serta mencari dimana keberadaan Udik dan Anaknya yang hingga sekarang belum ditemukan. 

Tak hanya soal Udik dan anaknya yang menjadi persoalan, tapi kapal tongkang jadi persoalan serius karena berdasarkan keterangan para korban sama sekali tak mengetahui identitas kapal secara pasti karena waktu kejadian tiada lampu yang menyala di bagian kapal tersebut. 

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait dan awak media berusaha mengkonfirmasi pihak HNSI Bangka untuk langkah langkah apa yang hendak diambil. 

(Yuniara by RT.Christ/Alitopan)

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - GARIS MERAH | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION