PANGKALPINANG, garismerah.web.id - Adanya pemberitaan di media online mengenai pengeroyokan terhadap Reno warga Air Itam, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa hari lalu oleh puluhan pekerja tambang CV Boba nampak menjadi perhatian Ormas Front Jaga Babel (FJB) Kota Pangkalpinang.
Ketua FJB Kota Pangkalpinang, Adi mengutuk keras perbuatan pengeroyokan tersebut dan meminta agar pihak aparat penegak hukum segera ambil sikap.
"Miris sekali!! Seorang warga air itam, Reno yang sehari-hari kerja sebagai reman kue di kawasan tambang Tanjung Bunga dikeroyok oleh puluhan pekerja tambang hingga babak belur dan hingga saat ini belum ada kabar jika para pelaku telah diamankan. Ada apa dan kenapa dengan para aparatnya?," kata adi.
"Saya juga selaku warga Indonesia meminta agar Polres Pangkalpinang khususnya, segera tangkap para pelaku pengeroyokan tersebut apalagi di dalam pemberitaan di media https://babelnewsupdate.com/pengeroyokan-diduga-libatkan-10-pekerja-cv-boba-reman-penjual-kue-tersungkur-di-tambang-tanjung-bunga/ ada terpampang foto pelaku pengeroyokan," sebutnya.
Lebih lanjut dikatakan, dalam pemberitaan jelas disebutkan juga jika pelaku pengeroyokan merupakan pekerja dari CV Boba yang di urus oleh Bos Ale.
"Dalam pemberitaan jelas kok jika para pelaku kerja di CV Boba milik Bos Ale yang merupakan warga air itam juga. Jadi sudah sewajarnya pihak aparat lakukan penyelidikan terlebih dahulu terlepas korban belum melapor atau tidaknya," tegasnya.
Dalam pemberitaan sebelumnya dikutip dari babelnewsupdate.com menyebutkan Seorang pria bernama Reno, yang sehari-hari bekerja sebagai reman penjual kue di kawasan aktivitas tambang timah Tanjung Bunga, Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, diduga menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sekitar 10 orang pada sebuah insiden di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, para terduga pelaku disebut merupakan pekerja di CV Boba yang diduga milik seseorang berinisial Ale. Dugaan pengeroyokan itu mengakibatkan Reno mengalami luka-luka dan memerlukan penanganan medis.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan pengeroyokan tersebut, mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat, serta menindak sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan bukti yang cukup.
(Reza Erdiansyah, SH/Juniar Nanti).


Social Header