BANGKA BARAT, Garis Merah - Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menilai program Gerakan Bimbingan dan Edukasi Remaja (GEBER) sebagai langkah positif dan strategis dalam mencegah keterlibatan anak dan remaja dalam tindak kejahatan, Rabu 29 April 2026.
“Program ini sangat baik dan tepat dilaksanakan, karena kita melihat secara nyata adanya peningkatan kasus yang melibatkan anak-anak dan remaja, baik sebagai korban maupun pelaku,” kata Kapolres.
Ia mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian serius sehingga diperlukan upaya nyata melalui pembinaan dan edukasi yang menyasar langsung kalangan pelajar.
Menurut dia, program GEBER merupakan bentuk respons preventif untuk menekan potensi kenakalan remaja yang dapat berkembang menjadi tindakan kriminal.
“Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memberikan bimbingan agar generasi muda tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Kapolres menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam program tersebut, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, hingga sekolah, menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.
Melalui pendekatan edukatif, pelajar diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap risiko dan konsekuensi dari setiap tindakan yang menyimpang.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan deklarasi komitmen pelajar sebagai bentuk kesiapan bersama dalam menolak perilaku negatif dan mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif.
Yuniara



Social Header