JAKARTA, Garis Merah - Harapan pemudik untuk lolos dari “neraka macet” akhirnya menemukan titik terang. Mulai hari ini, ruas Tol Japek II Selatan jalur Sadang–Setu resmi difungsionalkan, dan langsung jadi jalur alternatif panas yang diburu pengendara arus balik Lebaran 2026.
Dibuka secara terbatas dan tanpa tarif (gratis), jalur ini disebut-sebut sebagai “senjata rahasia” untuk mengurai kepadatan ekstrem di Tol Jakarta–Cikampek yang setiap tahun berubah jadi lautan kendaraan.
Tak butuh waktu lama, informasi pembukaan tol ini langsung menyebar di kalangan pemudik. Banyak yang mulai melirik jalur Sadang–Setu sebagai “pelarian cepat” menuju Jakarta, terutama bagi mereka yang ingin menghindari titik-titik macet legendaris.
Namun, di balik euforia tersebut, ada catatan penting:
Jalur masih fungsional (belum selesai total)
Hanya dibuka satu arah menuju Jakarta
Fasilitas masih terbatas
Artinya, meski menjanjikan kelancaran, pengendara tetap diminta waspada dan tidak euforia berlebihan.
Di sisi lain, kehadiran Tol Japek II Selatan menjadi bukti bahwa pemerintah mulai “memaksa” infrastruktur setengah jadi untuk bekerja di tengah tekanan arus mudik dan balik yang terus membludak setiap tahun.
Pertanyaannya: ini benar-benar solusi, atau sekadar “penambal darurat” untuk masalah klasik Lebaran?
Red



Social Header